Indonesian Open Super Series 2009 dan serba-serbinya
Posted by labukuncup on 17 June 2009
Dalam kejuaraan ini, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Diharapkan oleh para penggemar bulu tangkis setanah air, Indonesia mampu menyabet semua titel juara di setiap nomor.
Setelah gagal merebut satupun titel nomor satu di Singapura Open, ditambah lagi penampilan antiklimaks pasangan ganda putra Hedra/Markis yang notabene pemilik gelar pebulutangkis nomor wahid di dunia, para insan bulu tangkis indonesia tentunya sangat kecewa. Ditambah lagi kegagalan Maria Kristin di babak pertama di Indonesia Open ini setelah dikalahkan Xie Xingfang dari Cina. Maria kalah 2 game langsung 17-21 21-13. Dilhat dari skor yang didapat, tidak terlihat ada perlawanan yang sengit. Xie Xingfang mengalahkan Maria dengan relatif mudah.
Apaboleh dikata, bulutangkis Indonesia haus akan gelar tapi apa daya stetes air pun susah didapat. Padahal dulu, Indonesia adalah jawaranya bulu tangkis. Atau mungkin sistem penghitungan poin yang baru ini tidak cocok untuk pemain Indonesia yang masih suka melakukan “eksperimen” ketika bertanding. Satu kesalahan saja bisa berakibat lawan mendapatkan poin. Jadi tampak harapan menang ketika lawan mencapai angka 20 dan kita tertinggal jauh adalah 0,1 persen. Berbeda dengan sistem penghitungan angka 15, kita sudah terbiasa tertinggal jauh hingga lawan mencapai 14 terlebih dahulu, tetapi kita masih bisa mengejar dan harapan mengejar lebih besar.
Apapun itu, apapun hasilnya, mari kita dukung tim bulutangkis Indonesia di semua kejuaraan.
Garuda di dadaku, garuda kebanggaanku…
Bravo Indonesia…
eddie said
memang harusnya ada perubahan style spt yang saudara bilang dari suka experimen menjadi “smart” dengan menguasai jurus-jurus offensive dan defensive dan dipakai strategi sesuai dengan lawan mainnya, jadi tidak terpaku menguasai atau menjadi “master” satu style saja, …kombinasi lah kasarnya..bisa gak ya PBSI kedepan …